Moka Logo
Padukan Kuliner dan Syirkah, Bakso Mas Cingkrank Tembus Pasar Makassar

Cerita Sukses

Padukan Kuliner dan Syirkah, Bakso Mas Cingkrank Tembus Pasar Makassar

5 min
HimawanHimawan

 

bakso mas cingkrang makassar

Sekilas, menu bakso di Warunk Bakso Mas Cingkrank ini tampak seperti menu bakso pada umumnya. Tak ada perbedaan yang berarti dari segi presentasi. Namun begitu, restoran yang terletak di Jalan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar ini, tidak pernah sepi pengunjung. Lalu, apa sebenarnya yang membuatnya berbeda dari restoran bakso lainnya? Salah satunya adalah sistem syirkah.

Membahas cerita inspiratif tentang salah satu merchant Moka yang menerapkan sistem kerjasama bisnis syariah tentu menjadi sesuatu yang menarik di bulan Ramadan. Di artikel ini, kami akan membahas kisah sukses Warunk Bakso Mas Cingkrank, yang namanya sudah cukup meluas di kalangan pecinta bakso Makassar. Selain itu, kami juga akan mengulas tantangan berbisnis yang dihadapi pemilik restoran dan berakhir dengan strategi mempertahankan pelanggan serta membahagiakan karyawan.

Jatuh bangun demi produk dan menangkan hati investor

bakso mas cingkrang makassar

Adalah Muhammad Nur Ashari, atau yang akrab disapa Mas Ashar, yang dari tiga tahun lalu sudah menghadapi berbagai tantangan dan rintangan dalam membangun Bakso Mas Cingkrank. Salah satu pendiri restoran ini mengakui bahwa timnya sudah pernah melakukan pengembangan produk berkali-kali. “Tepatnya, kami melakukan trial hampir dua puluh kali,” ujarnya, “dan itu dilakukan di bulan Ramadan.”

Menurutnya, mendapatkan tekstur yang lembut dan rasa yang khas untuk baksonya memang bukanlah pekerjaan yang mudah. Ditambah lagi, ia harus menunggu sampai pukul lima sore (menjelang berbuka puasa) untuk membagikan produk percobaan ke calon pembeli.

Baca Juga: Selain Bisnis Kuliner, 4 Ide Bisnis Ini Paling Dicari saat Bulan Puasa

Tantangan ini baru mendapatkan jalan keluar satu bulan kemudian, di mana karakter baksonya sudah menonjol dibandingkan karakter bakso pesaingnya. Namun begitu, perjalanannya tidak hanya berhenti di penjagaan produk. Mencari penanam modal merupakan tantangan lain yang harus dilewatinya. Dengan mengusung sistem syirkah, ia dan tim harus bekerja keras untuk meyakinkan para penanam modal agar berminat pada bisnisnya.

Setelah pitching dan memaparkan visi bisnisnya, akhirnya mereka mendapatkan kepercayaan penuh dari para penanam modal. Sebagai hasilnya, mereka tidak lagi berjualan di gerobak dekat kampus-kampus, tetapi sudah memiliki gedung sendiri. “Karena sudah punya tempat tetap, kami berani untuk menjajakan pelayanan dine-in dan takeaway,” tambahnya.

5 prinsip islami, 3 cinta utama, 1 visi bisnis

bakso mas cingkrang makassar

Selanjutnya, Mas Ashar juga membagikan prinsip utama yang ia pegang dalam berbisnis. Setidaknya ada lima nilai inti yang ia imani untuk menjalankan bisnis Bakso Mas Cingkrank: ibadah, dakwah, khalifah, ukhuwah, dan jihad.

Kelima nilai inilah yang membuatnya yakin bahwa brand bisnisnya unik dan memiliki niche yang langgeng di Makassar. Setelah mendapatkan pakem yang tepat ini, ia yakin bahwa sistem syirkah adalah sistem paling tepat untuk membuat pelanggannya setia. Mengapa demikian? “Perputaran uangnya jelas tidak akan ke mana-mana,” jelasnya, “pelanggan setidaknya tau ke mana pengeluaran mereka pergi.”

Baca Juga: Buat Pelanggan Terus Datang di Bulan Ramadan dengan Loyalty Program

Ini tentu berbeda dengan bisnis yang perputaran uangnya tidak jelas. Mas Ashar kemudian memberikan contoh satu kedai kopi waralaba ternama di Indonesia. Setiap kali mereka membayar satu produk kopi, yang sudah ditambah dengan harga pajak, setiap kali itu pula kedai tersebut mendapatkan komisi yang dibagikan dengan pihak pewaralaba asing.

“Ini bertentangan dengan sistem bisnis di Bakso Mas Cingkrank,” katanya, “di mana visi bisnisnya adalah untuk memenangkan pasar dalam negeri.” Itu juga sejalan dengan keinginan kuat Mas Ashar untuk membuat bisnisnya sebagai “wadah menjalin ukhuwah,” yaitu untuk memberikan kontribusi positif bagi satu sama lain.

Selain lima nilai inti yang diimaninya tersebut, ia juga menerapkan ideologi “tiga cinta”, yang terdiri atas berdoa kepada Allah bahwa agar banyak orang yang datang untuk makan dan sekadar mengobrol. Selanjutnya adalah berdoa agar bisnisnya bisa terus dipercaya oleh penanam modal dan agar semakin banyak penanam modal yang tertarik. Setelahnya, ia juga menerapkan ideologi spiritual company, yang mempercayai bahwa bisnis seharusnya dijalankan sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan.

Pelanggan bahagia, karyawan sejahtera

bakso mas cingkrang makassar

Ideologi ini dijadikannya sebagai landasan untuk membuat strategi mempertahankan pelanggan dan membahagiakan karyawan Bakso Mas Cingkrank. Misalnya, saat pertama kali restorannya buka, ia memberikan seribu piring bakso secara cuma-cuma. Dari awal, poin penting yang ia selalu tanamkan pada pegawainya adalah kualitas pelayanan yang cepat dan ramah, serta kebersihan yang selalu dijaga.

Bakso Mas Cingkrank juga konsisten memberikan promo berupa “Beli 5 Gratis 5”, atau es teh gratis untuk pembelian varian bakso tertentu. Yang menariknya juga, ia dan tim juga memiliki program promo tahunan, di mana mereka menyajikan produk kuliner khas Makassar. Tahun 2017, mereka sempat memberikan palu butung. Tahun 2018, pisang ijo. “Tahun 2019, masih rahasia,” katanya sambil tertawa.

bakso mas cingkrang makassar

Strategi serupa juga dilakukannya kepada para karyawannya. Sejak jam masuk, yaitu pukul dua siang, para karyawannya tidak langsung bekerja, tetapi membaca Alquran selama sepuluh hingga lima belas menit. Sesi ini diikuti dengan kuliah tujuh menit sebagai penyemangat untuk menjalani hari.

Yang menariknya, Mas Ashar dan tim memberikan bonus spesial bagi karyawan yang bisa menghapal Alquran. Jika ada yang sudah menghapal satu juz, maka ia akan dapat hadiah satu juta. Jika dua juz, dua juta, dan seterusnya. Saat mendekati lebaran, para karyawan juga diberikan libur sesuai jadwal cuti bersama, yaitu satu minggu. “Kami ingin mereka juga menghabiskan waktu untuk keluarga mereka, mengingat banyak juga karyawan kami yang keluarganya tidak tinggal di kota, tetapi di pedesaan,” tambah Mas Ashar.

Baca Juga: Jam Kerja Berkurang saat Ramadan? Ini Tips Pasang Jam Buka-Tutup Toko

Moka permudah pantau operasional dan pasang promo

bakso mas cingkrang makassar

Kemudahan yang dialami Mas Ashar dalam menjalankan bisnis syirkah ini juga tentu tidak lepas dari bantuan teknologi. Dengan aplikasi kasir Moka, Mas Ashar mengaku sangat terbantu dari segi pemantauan bisnis, khususnya ketika Bakso Mas Cingkrank ingin membuka cabang.

Selain menyajikan data kebiasaan belanja pelanggan dengan rinci, Moka juga membantu dalam memantau laporan keuangan. “Angka-angka yang diberikan Moka sangat detil, sehingga kami lebih gampang membuat rencana penjualan ke depannya,” ujarnya. Tidak hanya itu, Moka juga sangat efektif ketika digunakan untuk memantau penjualan di semua cabang dalam waktu bersamaan.

Selain itu, fitur lain yang ia sangat suka dari Moka adalah loyalty program, di mana ia bisa memantau traffic dari hari-hari tersibuk di toko, jam-jam paling sepi, hingga produk yang paling dibeli pelanggan. Dengan kemudahan ini, tentu ia bisa membuat berbagai jenis reward untuk pelanggan setianya. Entah itu hadiah umroh, sepeda motor, atau sekadar makan gratis untuk sehari. Dengan fitur loyalty program dari Moka, ia menjadi lebih semangat membuat program promosi untuk pelanggannya karena bentuk reward yang ia berikan pun bisa terukur dari segi skala dan biaya.

Buka bisnis bakso tidak boleh sembarang waktu

bakso mas cingkrang makassar

Terakhir, Mas Ashar juga membagikan ilmunya tentang tips-tips seputar membuka bisnis kuliner. Satu poin penting yang harus diingat para pelaku usaha amatir adalah periode membuka bisnis. “Jangan buka bisnis bakso sejak awal Idul Fitri sampe beberapa minggu setelah Idul Adha,” ingatnya. Ia menyarankan untuk mulai bergerak di atas bulan Oktober sampai di bawah bulan Mei. Selain memikirkan periode membuka bisnis ini, yang tidak kalah penting juga adalah untuk terus tawakkal kepada Allah, belajar memaksimalkan kapasitas diri, dan memiliki mental yang kuat.

Untuk info-info menarik seputar tips berbisnis dari Mas Ashar, tonton videonya di bawah ini:

Nah, dari paparan Mas Ashar terkait jatuh bangunnya mendirikan bisnis, strategi penerapan sistem syirkah ke bisnisnya, dan bagaimana Moka membantu Bakso Mas Cingkrank untuk memperlancar aktivitas operasional dan pelanggannya, apakah Anda sudah punya inspirasi untuk membuka bisnis sendiri atau sekadar main berkunjung ke Bakso Mas Cingkrank di Makassar?

Unduh e-book terbaru kami tentang cara-cara memaksimalkan penjualan di bulan Ramadan dan strategi mengantisipasi penurunan penjualan setelah lebaran.

Simak juga kisah inspiratif merchant kami lainnya di sini.

Social Media Share :
Himawan

Himawan

Penulis di Blog Moka